Kamis, 16 Februari 2012

lagi tentang rasisme ... (Review The help)

Skeeter adalah seorang wanita single asal missisipi, dia  berbeda dari wanita kebanyakan. Di saat wanita seumurannya membanggakan “prestasi” punya suami dan anak, Eugenia “skeeter” phelan (Emma stone) sibuk menyuarakan suara orang-orang  yang terabaikan… para pembantu. Ide ini dimulai saat Constantine (Cycely Tyson) pembantu, yang telah membesarkan skeeter mendadak pergi dari rumah, skeeter mencurigai bahwa ibu skeeter (Alyson jeanney) telah memberlakukan wanita yang telah menjadi bagian hidupnya ini secara tidak adil. Lalu bertemanlah dia dengan Aibileen Clark (Viola davis) dan Minny jackson (Octavia spencer) sepasang pembantu di rumah teman skeeter,  Hilly Holbrook (Bryce dallas howard).

 Constantie : [to Eugenia] Every day you're not dead in the ground, when you wake up in the morning, you're gonna have to make some decisions. Got to ask yourself this question: "Am I gonna believe all them bad things them fools say about me today?" You hear me today? "Am I gonna believe all them bad things them fools say about me today? You hear me today?" All right? As for your mama, she didn't pick her life. It picked her. But you, you're gonna do something big with yours. You wait and see.
Viola davis
Dari mereka diketahui bahwa apa yang dibanggakan teman-teman skeeter tentang keluarganya, ternyata semu, Mereka tak pantas disebut Ibu, karena tak punya waktu, walau hanya untuk memeluk. Pembantu mereka mengambil alih peran ibu, membesarkan dan mendidik anak-anak orang kulit putih sementara anak-anak mereka tak jelas pendidikannya. Ironisnya saat anak-anak mereka dewasa, mereka berubah menjadi rasis seperti orang tuanya. terungkap juga seseorang yang memperjuangkan nasib orang afrika ternyata bertindak sangat rasis dirumahnya,  tidak semua buruk, beberapa menghargai pembantunya, beberapa bertindak rasis karena tekanan social. 

lalu terbitlah sebuah buku terjudul the help yang berisi testimony para pembantu, buku ini sukses merubah cara pandang banyak orang terhadap para pembantu mereka.
Aibileen : "God says we need to love our enemies. It hard to do. But it can start by telling the truth. No one had ever asked me what it feel like to be me. Once I told the truth about that, I felt free. And I got to thinking about all the people I know. And the things I seen and done. My boy Treelore always said we gonna have a writer in the family one day. I guess it's gonna be me".
Film ini merupakan adapftasi dari sebuah novel berjudul sama karya Kathryn stocket, dengan modal awal yang bagus sang sutradara hanya tinggal mengarahkan para pemainnya saja dan dilakukan dengan sukses oleh Tate taylor.cast film ini memang mengagumkan dan tak salah jika mereka memenangkan Actors guild award. Roh film ini pada Viola davis, yang sepanjang film terlihat murung, menyimpan “tragedy” dan Octavia spencer dengan scene “eat my shit”.
Minne and "her legendary pie"

Dan akhirnya ide perubudakan memang sudah ketinggalan zaman, tetapi film ini sukses menyentil cara pandang kita kepada orang yang telah kita gaji, kemunafikan kita, dan ketidak pedulian kita.
Nilai : 4 dari 5.
Parodi poster


1 komentar: