Jumat, 13 Juli 2012

Sebuah keluarga bernama "teman" (Review Glee 03 x 22)


Sit down on the rockin' boat performance
Episode berjudul “Goodbye” adalah episode terakhir serial Glee season 3 ini, sekaligus menandai perpisahan tokoh -tokoh utamanya yang harus “diluluskan” dari Mc Kinley High school. Episode terakhir season ini bercerita tentang transformasi anak-anak di Glee club dari pecundang menjadi pemenang, dan langkah masa depan mereka selanjutnya. Episode ini dimulai dari sebuah perform “ sit down on the rockin’ boat” yang merupakan musical pertama mereka. Sebuah performance yang bisa dibilang benar-benar buruk, serasa mengingatkan perjalanan masing – masing personelnya hingga menjuarai “Show choir national competition”.

Kurt, awalnya adalah seseorang yang menyembunyikan jati dirinya. Dia menjadi korban cemooh & bully dari teman-temannya karena perilaku feminin & orientasi seksualnya. Sejak bergabung dengan Glee club, dia menemukan teman-teman yang mau menghargai hasil karyanya, bukan tampilan luar & orientasi seksualnya. Suasana nyaman yang dia dapat mendorongnya berani menunjukkan jati dirinya, meyakinkan ayahnya atas pilihan hidupnya, serta berdamai dengan segala bentuk tentangan dari masyarakat disekitarnya hingga bertransformasi menjadi seorang trend setter disekolahnya. Cukup unik melihat sang ayah tampak “mati-matian” memahami & mensupport sang anak yang memilih jalan berbeda. Bagi yang telah menyaksiakan serial ini sejak season awal, pasti akan tertawa saat burt menghadiahi kurt sebuah dance performance single ladies ala beyonce.

Rachel berry, awalnya adalah seorang gadis yang penuh talenta, ambisi, dan egoisme yang tinggi. Sikapnya ini membuatnya tampat seperti seorang alien di pergaulan dengan orang – orang “normal”. Glee club serasa membuat Rachel menemukan “rumah” untuk menyalurkan apa yang diinginkannya. Tidak hanya itu, teman-temannya di Glee mentransformasi dirinya bagaimana bisa sukses secara team dan meyakini bahwa mimpinya adalah rangkaian kemenangan orang-orang disekitarnya. Dan Glee club sukses menghantarkannya masuk di NYADA, sekolah untuk pemain musical Broadway.

Finn Hudson, awalnya adalah seorang yang popular di sekolah, menjadi kapten klub football berkencan dengan gadis terpopuler di sekolah, serasa dunia memang mudah dijalaninya. Sebuah karakter yang selalu umum ada di setiap tokoh utama protagonis di semua drama remaja. Di Glee kita diajak melihat bahwa apa yang kita yakini “keren” selama itu tak berarti apapun. Bergabung bersama Glee club, Finn menemukan rangkaian tempaan yang mentrasformasi dirinya menjadi seorang “pemimpin tanpa popularitas”, yang kemudian menghantarkannya masuk militer.

Santana & her mom, Gloria estefan (wasted cameo)
Senasib dengan 3 cheerleader popular, Santana – Brittany – Quinn awalnya adalah 3 gadis popular di sekolah, yang membenci semua pesaingnya. Mereka bertiga bergabung ke glee club dengan masing-masing hidden agenda. Aih-alih mendapatkan hidden agendanya masing – masing, mereka justru menemukan kenyataan bahwa apa yang mereka rasakan menjadi popular adalah hal yang semu. Di Glee mereka mendapat teman yang bisa menghargai secara tulus, dan mensupport tanpa menuntut. Quinn fabray bertransformasi dari gadis popular, menjadi seorang yang terbuang (akibat kehamilannya), hingg mengalami krisis kepercayaan yang pada akhirnya menjadi orang yang bisa berdamai dengan kehidupannya. Santana bertransformasi dari seseorang yang selalu vocal & sinis menjadi lebih vocal & sinis lagi…hehehe setidaknya sudah bisa berdamai dengan lingkungannya. Dan Brittany, masih hidup di dunianya, setidaknya dia sudah bisa jadi pemimpin dengan menjadi seorang “presiden”.

Masih ada yang lain yang mengalami transformasi semenjak mereka bergabung di glee club dan bertemu teman-teman senasib. Ada Mercedes bertransformasi dari gadis yang kurang PD dengan talentanya, hingga menjadi seorang yang memulai karirnya di Hollywood. Ada Mike chang yang awalnya hanya seorang pemuda biasa yang menjalani rangkaian kehidupan normal, Dan Glee club membantunya menemukan talentanya sebagai penari hebat. Ada Puck yang awalnya seorang bad boy, terbuang dan tak punya harapan, bersama –sama teman-temanya dia menemukan arti pentinya punya “masa depan”.

Memang mereka adalah kumpulan orang bertalenta tinggi yang terbuang hanya karena mereka berbeda. Saya mungkin berlebihan menggambarkan arti sebuah teman, menjadi sesuatu yang tidak bisa diraih di dunia nyata.  Padahal anda tak perlu menjadi special tuk jadi seorang teman special. Cukup dengan menghargai perbedaan, dibumbui rasa simpati dan empati sudah membuat anda seorang teman yang special. 

Para junior
Kembali ke serial Glee, Sebagai lagu perpisahan sang senior membawakan “You get what you give” untuk juniornya, Sang junior menyanyikan “In my life” dan Mr. schue membawakan forever young. Season ini Glee tampil sedikit lebih baik dari season 2 lalu, walau masih lebih buruk dari season awalnya. Berbagai plot yang bertumpuk dengan penyelesaian yang anti klimaks kerap hadir di season ini. Satu hal yang membuat saya betah melihat serial ini, yang pertama : Lagunya, yang kedua : spiritnya. Sampai ketemu di season depan.

Nilai : 1.5 dari nilai max 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar