Minggu, 26 Agustus 2012

Reuni Jagoan Film tahun 80-90an (Review Film The expendables 2)

Era “film jagoan” dengan kekuatan otot boleh lewat digantikan para superhero dengan kekuatan visual effect (bedanya dimana ya?),  Tetapi para jagoan tahun 80 – 90 an tetap menjadi legenda di benak para penggemarnya. Simak saja di twitter siapa saja referensi pria sejati jagoan mereka? Nama-nama seperti Chuck Norris, Stalone, Bruce Wills, Arnold, Jet Li masih muncul. Lalu apa jadinya jika para legenda ini berkumpul di satu film, untuk kedua kalinya.

Cerita melanjutkan film pertama mereka tentang para jagoan tua yang menjadi tentara bayaran. Dikepalai oleh Barney ross (Sylvester stallone), geng ini punya 5 anggota lain yaitu, si jagoan tangan kosong Yin Yang (Jet li), ahli bermain pisau Lee Christmas (Jason statham), specialist senjata berat Hale caeser (terry crews), spesialis penghasil ledakan Toll road (Randy Couture) & si aneh Gunnar Jensen ( Dolph lundergren), eh masih ada pendatang baru dengan wajah paling imut (halah … kok tahu cowok imut?) sniper, Billy the kid (Liam Hemsworth, btw ini bukan hemsworth yang main di film Thor & The avengers). Sebenarnya percuma saya mengenalkan nama tokoh di film ini juga menceritakan alur cerita film ini. 

Aksi pertama mereka adalah dengan membebaskan seorang milyuner asal cina yang ditawan tentara Nepal, melalui serangkaian adegan tembak-tembakan yang sangat tidak seimbang menghiasi awal film. Walau tim expendables ini cuma berenam, mereka bisa menang melawan ratusan tentara Nepal. Gimana nggak menang, wong rentetan tembakan tentara Nepal, selalu dibalas dengan satu tembakan besar dari sang jagoan. Hingga Barney dkk mendapatkan “bonus” pembebasan tawanan lain, si Trench (Arnold schwazenegger).

"Cak Norris"
Cerita bergulir dengan misi selanjutnya, dimana sebuah pesawat dengan peta rahasia jatuh di albania. Lalu kelompok jagoan kita mengawal seorang ilmuwan wanita Maggie (Yu nan) yang bisa memecahkan sandi peta tersebut. Ternyata di pesawat itu menunggu gerombolan pencari plutonium, dikepalai oleh Jean villain (Jean-Claude van damme) dan asistennya Hector (Scott Adkins). Lalu? Bisa ditebak terjadilah adegan kejar-kejaran seru antar 2 kelompok tentara bayaran ini hingga Bulgaria. Sebenarnya gak imbang, karena kelompok jagoan kita ini punya banyak penolong. Selain si mister will be back (Arnold), juga ada ada mister yippie kay yay (Bruce wills) dan sang Master Booker (Chuck Norris). Sekedar catatan perhatikan scene yang melibatkan Arnold Scwazeneger dengan semua cast film ini, mereka sepertinya tidak dalam satu scene.

Yeah…. bagi pecinta film laga tahun 80a -90an film ini  bisa jadi ajang reuni jaman muda mereka (including me). Film ini penuh dengan adegan dan dialog “legendaris” yang tampil menggelitik membuat  para pecinta film aksi jadul “menggelinjang” dari awal hingga akhir film. Untuk menonton film ini lupakan cerita, lupakan logika.. cukup nikmati aksi jagoan kita yang entah berapa kali sukses membuatku terjungkal dari tempat duduk.

Mr. Will be back - Rambo Mr. yippie kay yay
Pertanyaannya : film ini cukup memuaskan dahaga anak tahun 80 – 90an, tapi bisakah dinikmati oleh anak jaman sekarang? Terlebih film-film laga saat ini sangat memperhatikan logika, sedangkan realistis film the expendables 2 ini tampak jauh dari sempurna. Film laga jaman sekarang juga selalu bertabur visual effect macam The Matrix hingga koreografi ciamik macam the raid dan lagi-lagi The expandles 2 jauh dari itu. Bahkan saya cukup yakin Mad dog akan tertawa guling-guling melihat pertarungan tangan kosong Van damme vs. Stallone di akhir film. Sesuai saran Jason statham di akhir cerita stalone harusnya mulai berfikir untuk belajar bela diri tangan kosong, minimal ajaklah cast dari film The Raid.

Nilai : 3 dari nilai max 5


Tidak ada komentar:

Posting Komentar