Selasa, 21 Februari 2012

The 84th Academy Award 2012 (Best Make up & Costum)

Don’t judge the book by its cover … bukan mengabaikan istilah tersebut, tetapi makeup dan kostum diperlukan untuk membangun karakter dalam film.

Best costume design
Film bergenre epic, fantasy, dan musical selalu mendominasi pemenang oscar best costume design, belum ada film bergenre modern masa kini yang memenangkan oscar kategori ini. 5 film nominasi ini bersetting masa lampau, sebetulnya saya kurang pandai menilai costum dan inilah nominasinya  :

1. Anonymus – Lisy christl
Anonymus
Cerita kehidupan Edward de vere, penulis drama William shakeaspeare ini, melatar belakangi kisah keberhasilan & pemberontakan Ratu Elizabeth I. film ini, menghidupkan tahun 1500 an di lingkup istana Inggris dengan costum  karya designer Lisy Christi, yang menghasilkan nominasi oscar pertamanya. 




2. The Artist – Mark bridges
the artist
Film ini mengisahkan cerita dibalik kesuksesan artis-artis Hollywood di tahun 1920-30an. Dengan balutan costum dari designer Mark bridges, film ini mencoba mengingatkan kembali trend fashion bintang Hollywood yang simple tapi elegan. Film The artist menhantarkan Mark bridges meraih nominasi oscar pertamanya.





3. Hugo – Sandy powell
Film ini bercerita tentang kehidupan sehari-hari di stasiun kota Paris di tahun 1930an. Designer Sandy powel menciptakan design pakaian pada umumnya warga perancis, yang dibuat seantik setting yang dibangun. Film ini mengadiahkan nominasi ke-9 bagi Sandy powell, yang juga mengantongi 2 oscar dari film Shakeaspeare in love & The aviator.


 4. Jane eyre – Michael O’ Connor
Jane eyre
Kisah peralanan hidup seorang gadis yatim piatu, Jane eyre. Menghadirkan kisah dari tempat-tempat suram, dari asrama hingga rumah seorang bangsawan yang penuh rahasia. Designer Michael O’ connor tidak hanya menghadirkan kostum warga pinggiran Ingris di tahun 1800an, tetapi juga menambah suasana kelam sepanjang film. Film ini adalah nominasi kedua bagi O’connor yang juga telah mengantongi oscar di nominasi pertamanya melalui The Duchess (2008)


5. W.E – Arianne Phillips
Perjalanan seorang jurnalis New York, ke Inggris menemukan bahwa kisah cinta King Edward VII dengan seorang janda amerika tidak sesempurna yang orang ceritakan. Di film ini, Arianne Phillips, menghadirkan busana new yorker & orang-orang inggris di tahun 1930an dan tahun 1998. Film ini merupakan nominasi kedua yang diterima Arianne Phillips setelah film Walk the line (2005).

Who will win ? Jika dilihat dari “rumus” pemenang best costume yang selalu diraih dari film musical, epic, & fantasy maka The artist menjadi calon kuat pemenang. Tetapi favoritku di daftar nominasi ini adalah Hugo, yang sukses menghadirkan kostum-kostum biasa tetapi sangat mendukung keunikan yang diciptakan departemen art director.


16. Best make up
Tidak bisa membayangkan, tanpa makeup film – film ini akan tampil biasa saja, tanpa makeup kita tak akan melihat bagaimana brilliantnya acting seorang actor, berikut nominasi nya :

1. Albert nobbs – Martial corneville, Lynn Johnson, Matthew w mungle.
Glenn close before
Ketiga orang ini mempermak wajah Glenn close dan Janet Mc teer menjadi pria, dan menghantarkan 2 aktris ini masuk nominasi best actress & Best supporting actress. Film ini memberi nominasi pertama bagi Martial corneville, & Lyn Johnson. Sekaligus memberi nominasi oscar ke-4 bagi Matthew w mungle, yang sudah mengantongi oscar berkat karyanya di Bram stoker’s Dracula di tahun 1992.
Janet McTeer & Glenn close











2. Harry potter and the deathly hallows part 2 – Nick dudman, Amanda knight, Lisa tomblin
Create Goblin
Makeup adalah kunci utama film yang menghadirkan negeri antah berantah, penuh dengan mahkluk fantasy. Menghadirkan mahkluk Goblin penghuni grignot, throl, penyihir dengan wajah tak sempurna, dll memberikan nominasi oscar pertama bagi seluruh tim makeup film Harry potter.






3. The iron lady – Mark coulier, J. Roy Helland
Streep vs Thatcer
Brilliant! Itu adalah kata pertama yang muncul melihat perpaduan acting dan makeup Meryl streep di film Iron lady, tim makeup mempermak wajah Meryl streep menjadi Margareth teatcher disaat muda, sampai di usia senjanya. Film ini memberikan nominasi pertama bagi Mark Coulier & J . Roy Helland



Who will win ? Sulit…. Saya suka ketiga film ini, suka dengan hasil kerja departemen makeup mereka, tetapi saya harus memilih. Ada 2 faktor yang menentukan sebuah film meraih oscar best make up :
1. Yang pertama adalah makeup yang bisa merubah wajah pemain, sekaligus mendukung acting seperti halnya film La vive en rose (marion cotilard), Frida (Penelope cruz), Curiouos case of Benjamin button (Brad pitt) dan lain sebagainya, film yang memenuhi  criteria ini adalah Albert nobbs & The Iron lady. Disini The Iron lady lebih unggul.

Lor voldemort
2. yang kedua adalah makeup yang bisa merubah wajah pemain, sekaligus mendukung suasana “fantasy ” atau visual effect unik suatu film. Sebagai contoh the wolfman, yang menghadirkan transformasi wajah manusia-serigala. Lord of the rings yang menghadirkan mahkluk-mahkluk mitos bisa berakting, atau the Grinch. Film yang memenuhi criteria ini adalah : Harry potter.
Sapa yang menang : Harry potter!, kerja departemen makeup menghadirkan mahkluk-mahkluk aneh sejak film pertama luput dari pantauan juri oscar, dan ini saatnya mengharagai hasil kerja mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar