Tampilkan postingan dengan label Animasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Animasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Juli 2014

How To Train Your Dragon 2; Episode Baru Si Penakluk Naga

Bagi saya sebenarnya film "How To Train Your Dragon" adalah bukan film yang spesial, bahkan saya sedikit terkejut, ketika film ini masuk nominasi "Best Animated features" Oscar 2011. Film ini tampil sederhana, tak berusaha untuk menjadi kompleks, tapi memang menghibur. Lalu ketika film ini laris dari segi finansial, project sekuel pun digulirkan. Dengan cerita awal yang menurut saya punya ruang terbatas,maka sekuel film ini akan hadir mengada-ada untuk bisa melanjutkan cerita atau harus tampil "lebih" dari sekedar film anak-anak. Rupanya How to train your dragon mengambil pilihan kedua.

Film "How To Train Your Dragon 2" mengambil setting waktu 5 tahun setelah film pertama. anak-anak Bangsa Viking di Desa Berk di film pertama telah tumbuh menjadi remaja. Tokoh utama dari film pertama sudah menjadi seorang remaja, Hiccup (Jay baruchel) yang melanjutkan kisah asmaranya bersama Astrid.

Desa Berk berubah, dari masyarakat pemburu naga menjadi "pawang naga". Film dibuka dengan mengajak kita para penonton untuk menikmati asyiknya terbang dengan berbagai manuver dalam permainan mengumpulkan domba-domba yang ditangkap dari naga -sekilas mengingatkan kita akan permainan quidditch dari film Harry Potter-. 

Ketika anda bisa mengendarai naga, dunia menjadi sangat tak terbatas, dan di saat dunia menjadi tak terbatas akankah kita hanya berdiam di satu tempat?  Tetapi ketika dunia menjadi sangat tak terbatas, kita makin punya banyak pilihan dalam hidup, dan semakin banyak pilihan dalam hidup, semakin kita merasa tak tahu apa yang kita mau. Itulah yang dirasakan Hiccup, alih-alih untuk menjelajahi daerah-daerah baru bersama Toothless naganya, Hiccup sebenarnya lari dari konflik dengan sang ayah, Stoick (Gerard butler) yang menginginkan putra semata wayangnya mulai belajar memimpin desanya.

Dalam petualangannya menjelajah daerah baru, Hiccup berjumpa dengan seorang pemburu naga bernama Eret (Kit harington). Dia dan kawanan bajak lautnya bertugas mengumpulkan naga untuk diserahkan ke master naga bernama Drago bludvist (Djimon Honsou) yang punya cita-cita menaklukan seluruh naga di dunia. Hiccup memberikan peringatan ke penduduk Desa Berk, lagi-lagi dia berkonflik dengan sang Ayah. Hiccup berkeinginan untuk berhadapan langsung dengan Drago, sedangkan sang Ayah memberikan perintah untuk bersembunyi.

Kalimat pertama Stoick saat bertemu istrinya
Lalu Hiccup (kemudian diikuti teman-temannya) berupaya mencari Drago sendiri. Di tengah perjalanan dia berjumpa seorang master naga lainnya bernama Valka (Cate blanchet) yang merupakan ibu kandung Hiccup yang mereka sangka telah meninggal. Valka merupakan penjaga seekor Naga Alpha, raja dari raja naga berukuran raksasa yang bisa mempengaruhi naga-naga lainnya dan menyemburkan es bukan api.

Lalu pertemuan kembali keluarga kecil Valka-Stoick-Hiccup terjadi di tengah pertempuran dahsyat 2 naga Alpha milik Valka dan Drago.

How to train your dragon 2 tampil mengejutkan, film ini masih tampil mengasyikkan ala seri pertamanya dengan pengembangan cerita lebih dewasa. Film ini salah satu dari sedikit sekuel yang mampu mengembangkan diri dari ide cerita awalnya. Konflik ayah-anak antara Hiccup-Stoick tersaji rapi dan lebih dewasa dibanding film awalnya, lalu masuknya karakter si ibu, Valka menyempurnakannya. Keasyikan dari film pertamanya hadir lebih berlipat-lipat. How to train your dragon 2 mampu memenuhi fantasi kita untuk merasakan serunya terbang bersama naga. Hubungan antara anak-anak desa Berk pun juga makin terasa lebih mengingit komedinya. Dengan berbagai modal ini, sepertinya How to train your dragon 2, tak kesulitan untuk melengang lagi ke nominasi best animated features oscar 2015.

Terakhir, Jangan lewatkan untuk menyaksikan film ini dalam bentuk 3D apalagi dalam versi 4DX

Nilai 3.5/5

Sabtu, 07 September 2013

Daftar Film Musim Panas 2013 (Rank 20 - 25)

Deretan teratas film musim panas terbaik 2013 dapat dibaca di sinideretan film musim panas terbaik urutan 9 - 16 ada di link ini,  dan berikut deretan film musim panas terbaik tahun 2013 di urutan 20 -25 :

20. Epic
Adalah sebuah film animasi yang bercerita petualangan Mary Katherine (Amanda seyfrind). Ayahnya Professor Bomba (Jason sudeikis) adalah ilmuwan eksentrik yang menghabiskan waktunya (hingga dia ditinggalkan anak istrinya) meneliti keberadaan manusia kecil (disebut juga leaf man) di sebuah hutan. Dia disebut gila karena tidak ada yang percaya kehadiran mahkluk kecil penjaga kelestarian hutan itu. Hingga suatu hari, kecelakaan menyebabkan Mary menjadi kecil dan menjadi saksi kematian sang ratu leaf man, Queen Tara (Beyonce Knowles).
Mary yang mendapatkan kuncup bunga sumber kekuatan hutan, mendapat misi mengamankannya dari pasukan Mandrake (Christopher waltz). Dibantu Ronin (Collin Farrell) dan Nod (Josh hutcherson), Mary berada di tengah perang besar antara leaf man dan monster – monster penghancur hutan dibawah komando Mandrake.
Film Epic ini “dibunuh” oleh judulnya sendiri, Alih – alih tampil epik ditengah gempuran film epic di musim panas, film ini tampil amat sederhana, baik dari alur maupun penampilan karakter. Film yang diambil dari buku The leaf men and Brave good bugs, dan disutradarai Chris wedge ini bukan tampil buruk, tetapi dia tak kuasa melampaui ekspetasi penonton yang didapat dari judulnya. Nilai : 2 / 5

21. Turbo
Sejak Shrek, Film – film buatan Dream work animation seakan hadir untuk menyaingi film Disney dengan memparodikan cerita dari animasi Disney. Ketika mendengar Film Turbo yang bercerita tentang seekor keong yang mengikuti balap mobil, ekspetasi saya melambung. Bayangan saya, film ini bakal menjadi olok-olokan film Cars, atau Rattaouille.
Turbo ( Ryan renold), adalah nama seekor keong yang punya mimpi menang ajang balap mobil. Sebuah mimpi yang menjadikannya bahan tertawaan teman-temannya. Hingga, suatu kecelakaan, menyebabkan Turbo berubah menjadi keong super yang bisa bergerak secepat mobil balap. Lalu dimulailah petualangannya bersama sahabatnya Chat (Paul Giamatti) untuk mewujudkan impiannya. Dibantu Tito (Michael Pena) penjual Tacho yang juga punya mimpi membuat tachonya terkenal, Turbo menjalani karirnya untuk itu adu balap Indi 500.
Ada 3 hal yang hendak disampaikan di film ini : pertama tentang seekor siput yang tidak ingin membatasi dirinya dengan hanya menjadi siput, kedua tentang orang – orang yang berjuang mewujudkan mimpinya, ketiga tentang serunya drama balap mobil. Sayangnya Turbo gagal meramu ketiga hal utama difilmnya menjadi sesuatu yang lebih dari yang pernah kita lihat. Bahkan drama adu mobil, yang menjadi scene terbaik film ini mengingatkan kita akan film Cars. Mungkin itu sebabnya poster Turbo lebih suka menyamakan dirinya dengan poster film Fast and the furious dari pada dengan cars. Nilai : 2 / 5

22. Kick Ass 2
Selepas kematian sang Ayah, Mindy (Chloe moretz) diasuh oleh detectif marcus (Morris chestnuts) sahabat ayah mindy. Sang detective berusaha membuat Mindy untuk hidup normal sebagai layaknya gadis seusianya dan tidak kembali menjalani kehidupan kerasnya sebagai super hero Hit girl. Di sisi lain Dave sukses di latih Mindy menjadi upper hero gadungan berjuluk Kick ass (Aaron taylor Johnson). Dia bergabung dengan group super hero jadi – jadian Justice forever yang dikomandani Colonel stars (Jim carey).
Justice forever ini adalah superhero local membantu kesulitan warga, hingga mereka berhadapan dengan seorang pria manja yang berupaya membentuk kerajaan penjahatnya  The motherfucker (Christopher mintz).
Film kick Ass 2 seakan punya 2 cerita, bagian pertama menceritakan sang superhero hit girl yang berupaya menjadi gadis normal mengingatkan kita akan film Mean girl. Sedangkan bagian kedua berisi pertempuran para geek yang berupaya mengikuti sukses awal kick ass. Kick ass 2 yang punya premis menjanjikan, dengan karaktrer yang sangat unik, ,tetapi sayangnya gagal dieksekusi. Semua ide tampak nanggung didepan layar. Nilai plus dari film ini adalah : bibir chloe. Nilai : 2 / 5.
  
23.  R.I.P.D (Rest in Peace department)
Nick (Ryan renold) adalah seorang polisi yang mati karena dikhianati rekannya Hayes (Kevin bacon). Di akhirat,  Nick mendapat tawaran dari proctor  (Mary-Louise parker) untuk bergabung dalam RIPD. Menjadi patner agen senior yang nyentrik bernama Roy (Jeff bridges), Nick mendapat tugas menangkap arwah - arwah penasaran yang punya niat buruk mengganggu kehidupan manusia.
Punya premis menarik, dan diambil dari komik, entah mengapa R.I.P.D justru menjiplak visual Man in black. Masih punya adegan seru, dengan visual effect diatas rata-rata, justru malah membuat saya merindukan aksi Tommy lee-jones – Will smith.  Film ini masih menghibur walau mau tidak mau harus rela diberi label : Men-in Black KW II. Nilai : 2 / 5.

24. Wolverine
X-men, adalah salah satu film superheroes favorit saya. Salah satu alasannya kerena film ini selalu membawa isue anti diskriminasi dalam setiap cerita yang diangkatnya. Nah… Apa jadinya jika salah satu superhero X-men terjebak dalam drama keluarga Jepang?
Logan (Hugh Jackman) harus menyelamatkan seorang Mariko (Tao Okamoto), seorang cucu seorang konglomerat Yashida (Ken Yamamura/Haruiko Yamanoiuchi). Mariko mendapat semua kekayaan kakeknya, sehingga menjadi incaran semua keluarga & lawan kakeknya. Yashida ini dulu seorang tentara Jepang yang ditolong Logan. dan….ah sudahlah selebihnya tidak penting
Sebuah cerita yang membuat saya berfikiran bahwaLogan salah masuk film! Saya tidak bilang film ini buruk, tetapi memasukkan Logan dan bayangan Jean gray didalam film ini seperti memasukkan ayam panggang dalam es krim . Nilai : 1.5 /5

25. The Iceman
Film ini adalah kisah nyata karir pembunuh bayaran tahun 80an Richard kuklinski (Michael shanon) . Richard sendiri membunuh 100 – 250 orang sepanjang karirnya, yang uniknya tanpa diketahui istri (Winona ryder) dan 2 putrinya.

Saya tak pernah bisa menikmat film yang penuh adegan pembunuhan tanpa ada latar belakang. Adegan pembunuhan yang tidak saya sukai dalam suatu film biasanya terdistraksi dengan motif pembunuhan atau alur cerita yang menarik. The ice man tampil layaknya drama yang flat dengan adegan dar der dor, jlab – jleb bertaburan sepanjang film dengan hanya diberi penjelasan, dia harus mati titik. Nilai : 1 / 5



Jumat, 08 Maret 2013

Review film animasi terbaik 2012; Brave Vs. Wreck-it ralph

Brave Vs. Wreck-it Ralph
Jika anda follower akun twitter saya @teguhsano, anda mungkin pernah membaca kekesalan saya menutup tahun 2012 dengan melewatkan 2 film animasi terbaik, 1 produksi Pixar (Brave), dan 1 yang lain, produksi Walt Disney (Wreck-it Ralph) Walau Pixar sudah dibeli oleh Walt Disney di tahun 2006 lalu, masih banyak orang (termasuk saya) yang masih membandingkan film animasi produksi 2 studio besar itu (oh ya 1). 
 
Walt Disney, sudah dikenal lama sebagai penghasil film animasi terbaik, baik segi kualitas maupun box office. Film Disney selalu tampil sederhana, tapi penuh “keajaiban” khas Disney simak The Lion king, Beauty and the beast, Bambi, Snow white, Cinderella, dan lain-lain. Sayangnya, seiring dengan makin “menuanya” saya (halah…), saya merasa ada kejenuhan dalam cerita dan karakter. Disney selalu membuat karakter hitam putih yang mudah tertebak, peran protagonis yang terlalu baik, dan antagonis yang selalu buruk. Karakter Disney ini kerap kali menjadi plesetan/olok-olok banyak film (dan olok-olok terbaik ada di film Shrek).  
   
Di tengah kelesuan film animasi Disney, Pixar dengan animasi CGI mulai bersiap merebut pasar. Film animasi pixar selalu sukses menghadirkan “keajaiban” dalam cerita yang berbeda dari yang Disney sampaikan. Simak bagaimana kita bisa ikut sedih melihat 2 kisah cinta robot tanpa dialog, atau bagaimana para orang dewasa dan anak-anak bisa bersama-sama menikmati petualangan ikan badut melintas samudera, kakek tua dengan rumah terbangnya, kisah kehidupan para mainan & mobil, atau simak bagaimana bisa mereka sukses meramu cerita seekor tikus yang menjadi koki handal? Apa namanya jika bukan keajaiban?. Tahun 2012 lalu, 2 produser film animasi ini mengeluarkan 2 film animasi terbaiknya, dan berikut reviewnya :
  
Brave
Bercerita tentang putri seorang raja skotlandia King Fergus of Clan Dunbroch (Billy conoly) bernama Merida (Kelly Mc Donald). Alih-alih tampil anggun bak seorang putri kerajaan dari negeri dongeng, Merida tumbuh menjadi wanita bebas, yang tak mau terikat aturan. Dia lebih jago memanah, berkuda, dan kemampuan kesatria lainnya. Karuan tingkah Merida membuat sang ibu, Quenn Elinor (Emma Thompson) berang, dia sibuk memperbaik attitude purtinya.
  
Witch (brave)  Vs Yababa (Spirited away)
Masalah mulai timbul saat Merida, sebagai putri kerajaan harus menikahi salah satu dari pangeran dari negeri sekutu mereka. Merinda menolak untuk segera menikah apalagi dijodohkan, tetapi paksaan Quenn Elinor membuat Merida tak punya pilihan lain. Merasa frustasi tak punya pilihan, Merida lari ke hutan dan secara tak sengaja dia bertemu seorang penyihir (Julie walters). Kepada penyihir dia meminta sebuah ramuan yang bisa mengubah karakter ibunya. Sayangnya penyihir (yang mengingatkan saya pada karakter Yababa di film Spirited away ) ini malah memberikan cake dengan jampi-jampi yang salah. Quenn elinor justru berubah menjadi beruang raksasa setelah makan cake dari penyihir aneh itu.
 
Melihat ada beruang besar di dalam istananya, membuat King Fergus dan raja-raja negara sekutunya yang waktu itu berkumpul mengejarnya. King Fergus tak tahu beruang besar dalam istananya adalah jelmaan istrinya, dia mengira beruang itu adalah Mor'du, beruang raksasa bernama Mor’du yang menyerang & mamakan lengan King fergus .
  
Aksi King Fergus ini,membuat Merida pontang panting menyembunyikan & menyelamatkan si beruang jelmaan ibunya, sekaligus memikirkan cara mematahkan jampi-jampi dari penyihir (apa ya bahasa indonesianya “magic spell” ?). Mereka terpaksa lari & bersembunyi di hutan bahkan bertemu beruang raksasa Mor'du yang ternyata punya cerita yang sama dengan Merida & ibunya. Ditengah usahanya ini, Merida justru menemukan sisi lain ibunya, begitu juga sebaliknya, sehingga…*bisa ditebak!
  
Film yang ini disutradarai dan ditulis oleh Mark Andrews, dan Brenda chapman, menghadirkan sebuah kisah klasik yang merupakan “area walt Disney” Film ini mencoba menghadirkan sisi lain hubungan ibu-anak yang jatuhnya malah seperti Film Disney kebanyakan. Hubungan Miranda – Ibunya masih kalah frontal bila dibandingakan hubungan Abigail breslin-Cameron diaz di film My sister’s keeper. Hubungan mereka juga kalah menyentuh dari Merryl streep – Amanda seyriend di film Mammamia! (bukan hafal tetapi film-film ini memang lebih berkesan).

Saya tidak mengatakan Brave jelek, tetapi untuk ukuran film pixar film ini tergolong "pas-pasan". Saya tidak menemukan keasyikan, keoriginalan dan keajaiban khas Pixar seperti yang saya temui di Wall E, Up, Toy story, Finding nemo, dll. 
Nilai : 3 dari nilai max 5
    
Wreck-it ralph
Sugar rush - Wreck-it Ralph - Hero's duty
Film ini merupakan debut perdana sutradara Rich more, dan juga debut perdana penulis scenario Phill jhonston & Jenifer lee. Bercerita tentang "kehidupan" dalam sebuah video games

Fix-it Felix adalah nama video games lawas, tentang upaya seorang bocah bernama felix dengan palu ajaibnya beradu cepat membenahi semua kerusakan yang dibuat Ralph (John C reilly). Ralp adalah seorang pria dengan tangan besar yang punya hobi menghancurkan bangunan. Di balik itu, para “actor” video games ternyata punya kehidupan. Walau semua peran dalam video games didasarkan atas program, tetapi Ralph masih ditempatkan dalam label antagonis dalam "dunia nyatanya". Hal ini menjadikan ia dikucilkan, kontribusinya tak dianggap, bahkan tidak diundang dalam perayaan 30 tahun games dia sendiri. Masyarakat membencinya hanya karena sebuah label! (merasa senasib?).
   
Menolak menyerah pada label, Ralph berusaha membuat suatu “prestasi” dengan memenangkan sebuah medali. Ralph kemudian meninggalkan mesin games Fix-it Felix, dan masuk ke video games baru yang lebih modern bernama Hero’s duty. Walau dia agak shock dengan kekerasan dalam video games itu, akhirnya dia berhasil mendapatkan sebuah medali.
    
Sayangnya tingkah Ralph memenangkan medali justru menimbulkan kekacauan. Hilangnya Ralph dalam mesin video games Fix-it Felix, membuat mesin video games ini dianggap rusak dan akan dipensiunkan. Bukan itu saja, Ralph justru terdampar di games kart-racing bernama sugar rush bersama sebuah cy-bug “serangga mutan” yang ternyata bisa menjadi virus yang merusak video games sugar rush.
   
Sugar rush  adalah sebuah games balap mobil di negeri permen, di sana ia berjumpa Vanellope von Schweetz (Sarah silverman) yang mencuri medali Ralph. Vanellope sebenarnya karakter utama dalam video games Sugar rush, tetapi dia adalah program rusak, sehingga harus disingkirkan. Vanellope mencuri medali Ralph, hanya untuk bisa kembali jadi pembalap di video gamesnya sendiri. Lalu jadilah duet Ralph - Vanellope, menjadi sebuah kisah perjuangan para tokoh menghapus label yang diberikan masyarakat. 
  
Felix (Jack McBrayer) & seorang komandan wanita dari games hero’s duty bernama Calhoun (Jena lynch) pun menyusul Ralph ke dunia sugar rush. Felix punya misi membawa kembali Ralph ke dunia Fix-it Felix, sementara Calhoun berupaya menemukan Cy-bug sebelum dia berkembang biak dan menghacurkan dunia video games Sugar rush. 
     
Saya selalu jatuh cinta dengan film yang menampilkan karakter yang menentang label yang diberikan masyarakat. Ralph dibenci hanya karena dia memainkan peran antagonis, dia berusaha membuktikan bahwa dirinya masih layak untuk dicintai. Ralph tidak sendiri, ada karakter Venellope yang berjuang lepas dari label “rusak” yang ternyata diberikan oleh orang yang pemimpin yang sebenarnya lebih busuk. Ada banyak karakter menarik di film ini dan rasanya berkorelasi pada label-label negatif yang bertaburan di ...…*ok fokus ke film Wreck-it Ralph .
   
Best scene : Sesi curhat para tokoh antagonis video games
Terlihat jelas beberapa tahun terakhir ini, Disney berusaha keras keluar dari jebakan karakter, simak Lilo & stitch, yang punya karakter utama seorang mahkluk yang menyebalkan, The pricess and the frog yang menampilkan bahwa semua orang berhak menjadi “putri”, dengan menampilkan putri berkulit hitam pertama sebagai tokoh utama, atau simak Tangled yang menampilkan tokoh utama seorang putri yang memiliki free spirit, dan puncaknya ada di film Wreck-it Ralph ini. Film ini telah sukses melepas karakter hitam putih di tokoh animasi Disney. Mungkin juga karena factor Jhon laseter, tokoh Pixar yang duduk di kursi produser.

Bagi yang suka video games, film ini bertabur tokoh-tokoh video games lawas
Nilai : 4 dari nilai max 5
   
Overall
Saving bear,  #eh Mother
Dari segi kualitas animasi, Brave tampil lebih baik. Brave sukses menghadirkan detail landscape hutan skotlandia yang misterius sekaligus mengagumkan. Rasanya untuk ini, belum ada teknologi CGI animasi yang mampu mengungguli buatan Pixar.
  
Dari segi kualitas sound, Brave masih jadi pemenang mengingat Pixar menggunakan teknologi tata suara terbaru yang diberi nama dolby atmos
  
Dari segi music, Brave lagi-lagi jadi pemenang. Brave yang berlatar skotlandia menggunakan music folk scotland dengan komposer Patrick doyle. Soundtrack Brave pun didominasi musisi folk handal seperti, Julie fowles sebagai dikenal sebagai penyanyi folk scoties, dan juga Mumford and sons sebagai band folk rock America, yang baru-baru ini meraih Grammy. Wreck-it Ralph hadir lebih ringan, Henry jackman membuat score ala video games. Soundtrack Wreck-it Ralph pun diisi music pop, yang easy listening & bertempo cepat seperti : Skrillex, Rihanna, Owl city, & juga (surprise) AKB48.
  
Dari segi karakter & cerita/skenario : sudah dijelaskan di atas bahwa, karakter Wreck-it Ralph lebih menarik & memorable dibanding Brave.
   
Dari segi box  office : sampai Maret 2013, Film Brave masih unggul. Hadir di puncak musim panas, Brave yang dibuat dengan Budged US$185 juta, mengumpulkan US$ 535  juta dari seluruh dunia. Hasil box office film Wreck-it Ralph tak  bisa dikatakan buruk. Film yang hadir saat liburan thanks giving ini mencetak hasil US$ 435 juta, dengan budged pembuatan US$ 165 juta.

Dari segi award : Brave juga lebih unggul. Brave memegang 3 penghargaan utama Best Animated Features dari : Oscar, Golden globe dan BAFTA, sedangkan Wreck-it Ralph menerima penghargaan Best Animated features dari Producer guild award. Menurut catatan saya, ada sekitar 9 penghargaan yang menominasiakan Brave & Wreck-it Ralph sebagai Best Animated features bersama. Brave menang 3x, Wreck-it Ralph 3x sementara 3 lainnya mereka harus mengalah dengan pranorman 2x & rise of the guardians.
   
Dari segi pilihanku : Memang Brave lebih banyak disukai, but I love Wreck-it Ralph. Bagaimana pilihan kalian?

Kamis, 03 Januari 2013

Welcome to Hotel Transylvania

Saya tidak pernah bisa mengingat kisah cinta Manusia-Vampire dalam film yang berjalan mulus atau minimal happy ending (fyi, bahkan Isabella – Edward di Twilight berakhir dengan gelar film terburuk). Begitu juga dengan cerita Hotel Transylvania, Kisah cinta Dracula (Adam sandler) dengan seorang manusia berakhir tragis. Dia kehilangan istri yang dicintainya dan kemudian membawa lari putrinya, dari kejaran para manusia. Trauma kepada manusia ini menyebabkan proteksi berlebihan kepada putrinya, Marvis (Selena Gomez). Bagi kalangan monster, manusia memang dianggap monster yang sebenarnya.
Jonathan : "Are these monster gonna kill me"
Dracula : "Not as long as they think you're a monster."
Jonathan : "That's kinda racist."
Dracula kemudian membangun sebuah hotel berbintang lima besar di Transylvania, yang dia desain tidak bisa dijangkau oleh manusia. Dia juga mencekoki putrinya tentang jahatnya manusia dan juga sebuah “sandiwara” agar Marvis, takut pada manusia dan enggan untuk keluar jauh dari hotel mereka. Selain sebagai tempat perlindungan untuk putrinya, dia tujukan hotel ini tempat para monster berlibur. Pada perayaan ulang tahun Marvis ke-118 tahun, Dracula mengadakan pesta besar dan mengundang monster-monster kerabatnya. Maka berbondong-bondonglah datang Frankestein (Kevin james) & keluarganya, Werewolf (Steve buscemi-Molly shanon) & anak-anak nya yang superbandel, Griffin the invisible (Kevin spade), Bigfoot dan banyak lainnya. Di tengah keriuhan rangkaian pesta ternyata terdapat seorang manusia tak diundang.

Jonathan & Marvis
Jonathan (Andy Samberg) seorang backpacker yang memang gila dan nekat, tersesat masuk ke hotel Transylvania karena penasaran dengan cerita horror penduduk desa plus mengikuti rombongan zombie ke arah hotel. Merasa terlambat mengusir Jonathan, Dracula lalu menyamarkan Jonathan sebagai saudara jauh Frankenstein. Bisa ditebak, mendadak Jonathan bisa mengambil hati semua keluarga monster dan Marvis pun jatuh cinta padanya. Hal ini membuat Dracula harus memilih menjadi orang jahat dengan menentang cinta 2 mahkluk berbeda atau melihat sang putri semata wayangnya bakal mengalami apa yang ia alami. Endingnya juga bisa dengan mudah ditebak, melalui serangkaian kejar-kejaran para monster untuk menghalangi kepergian Jonathan.
 
Cerita sederhana, karakter unik dan full of comedy adalah ramuan standard animasi keluarga di Hollywood. Film animasi 3D buatan sony pictures ini memang type yang membuat si kecil tertawa dan membuat yang dewasa tidak mengernyitkan dahi, (terlepas memang beberapa adegan, dan kontinuitas cerita yang memang di luar nalar). Sebenarnya saya masih kurang sreg, melihat karakter ayah dan putrinya yang seharusnya terisolir dari dunia luar tetapi memiliki 2 aksen berbeda. Saya juga tak melihat chemistry Jonathan – Marvis, atau bagaimana bisa Pemerintah Rumania tidak bisa mengidentfikasi bangunan segede gaban macam kastil Dracula ini atau,….. Intinya matikan fungsi otak kanan atau logika anda dan biarkan imajinasi kalian berjalan merasakan petualangan ini. 

Nilai : 2 dari nilai max 5.

Minggu, 23 Desember 2012

Menyelamatkan Reputasi Santa Claus (Review film Arthur Christmas)

Ada banyak cerita tentang asal usul munculnya icon Natal Santa claus. Entah mana yang benar, yang pasti Santa claus telah sukses mengobsesi anak-anak di seluruh dunia untuk selalu berbuat baik.  Bener seluruh dunia…?. Sebenarnya masih penasaran seberapa dekat icon Santa claus di Indonesia. Iya saya tahu dia selalu ada di perayaan-perayaan Natal di sini, tetapi seberapa banyak anak-anak Indonesia mempercayai Santa claus itu nyata? seperti yang kita lihat di film-film Amerika.

Saya sudah sering menyaksikan di film-film, bagaimana orang tua masih mempertahankan keyakinan anak-anaknya bahwa Santa claus nyata, dia akan datang setiap malam natal dan memberi hadiah ke setiap anak baik. Bukannya mengajarkan tahayul ke anak, tetapi dongeng seperti ini bisa membuat anak-anak terobsesi berbuat baik. Ibu saya waktu kecil (walaupun muslim), sempat terobsesi dengan Santa, dan selalu berbuat baik demi mendapat hadiah saat Natal. Suatu saat dia pernah berbuat nakal, dan dia ketakutan, jika Santa mengetahui perbuatannya. Yaa awalnya memang ada pamrihnya, namanya anak-anak, lama-kelamaan berbuat baik bisa menjadi kebiasaan, ada atau tidak ada Santa. Ada yang tidak setuju?  Btw kita saja yang dewasa hanya mau mengikuti rambu lalu lintas kalo ada polisi, bukankah kasusnya juga sama? 

Di jaman seperti ini memang sulit membuat anak-anak percaya dunia dongeng apalagi sampai terobsesi dengan Santa claus.. Konsep berkeliling dunia dalam satu malam untuk membagi hadiah sangat sulit diterima akal anak-anak jaman sekarang. Dari sekian banyak film yang mencoba membantu para orang tua membuat anaknya percaya santa, adalah Arthur Christmas.

Di film animasi yang disutradarai Sarah smith & Barry cook dan diedarkan 2011 lalu, Santa diceritakan bekerja dengan menggunakan teknologi tinggi. Dia bekeliling dunia dengan sebuah pesawat induk ala film The Avengers, yang bisa merefleksikan langit diatasnya agar pesawat bisa terkamuflase di langit. Santa yang bekerja bersama anak tertuanya Steve (Hugh laurie) mengomandoi ratusan (bahkan ribuan) elf yang bekerja bak prajurit profesional. Elf- ini turun dari pesawat induk dan memasuki rumah-rumah ala film missison imposible. Awalnya misi Santa ini lancar, hingga mereka menemukan 1 hadiah sepeda yang belum terkirim.

Arthur & Steve
Di film ini diceritakan, Santa claus hanyalah manusia biasa, yang tinggal bersama keluarganya di kutub utara.  Santa (Jim Broadbent ) memiliki istri (Imelda stauton) dan 2 anak laki-laki, Dia menjadi santa sebagai warisan pekerjaan dari ayahnya grand santa (Billy nighy). Dua anak laki-laki Santa memiliki karakter yang bertolak belakang, Steve (Hugh laurie) yang cekatan & selalu tegas berbeda pendapatan soal hadiah yang tertinggal, dengan adiknya Arthur (James Mc avoy) yang selalu tampil canggung & percaya kejaiban. 

Grand santa
Awalnya, Satu hadiah yang tertinggal ini akan diabaikan oleh oleh Santa dan Steve, dengan alasan sangat berbahaya beroperasi di luar malam natal. Tidak demikian dengan Arthur, yang meyakini mereka harus menjaga kepercayaan anak-anak bahwa Santa akan selalu menepati janji. Lalu, dimulailah petualangan Arthur dengan sang kakek menemukan anak yang hadiahnya tertinggal. Sayangnya sang kakek begitu sangat pikun, & kereta santa tua yang mereka kendarai adalah kereta model kuno yang tak bisa menentukan arah, akibatnya kecekacauan lebih parah menimpa mereka.

Hadir dengan cerita & alur yang sangat sederhana, film Arthur memang ingin menjadikan anak-anak sebagai target utama pasar mereka. Walau ceritanya sederhana mereka tak main-main dalam pembuatan detail animasi & pendukungnya. Mereka juga menggunakan sederet bintang besar untuk mengisi suara tokoh-tokoh dalam film, bahkan mereka menggunakan artis sekelas Laura liney (3 nominasi oscar) hanya untuk mengisi suara computer. Sayangnya, karena ceritanya teramat “biasa”, dan kadang-kadang agak naïf (ingat ini cuma film anak-anak), membuat kita yang tidak percaya Santa Claus dewasa harus menguap berkali-kali. Film ini dibuat dengan resep dan ending khas film Hollywood biasanya. Saya agakkurang sependapat saat film ini dinominasikan sebagai film animasi terbaik, di Golden globe 2012 lalu. JAdi, lebih baik tontonlah film ini bersama anak anda, siapa tahu anak anda bisa terobsesi dengan Santa, karena film ini memang sangat-sangat direkomendasikan untuk mereka.

Nilai : 2 dari nilai max 5.