Tampilkan postingan dengan label Modern family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modern family. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Desember 2012

Modern family Marathon

Beberapa minggu lalu saya melakukan marathon Modern family season 3, mengenai apa itu Modern Family dapat dibaca di sini. Dan berikut review singkat Modern Family season 3

Modern Family Season 3 episode 11;  Life time supply
Hasil Medical check up  Phill mengidikasikan sesuatu yang tidak baik, Di saat sang dokter tak bisa dihubungi untuk konfirmasi hasil, Phill mendapatkan firasat buruk : Persediaan alat cukur seumur hidupnya habis, Gloria memimpikan tikus hitam pertanda kematian, dan…. Kita tak perlu pertanda buruk selama ada keluarga yang siap mensupply semangat dan kasih sayang.
Phill : “You know when You’re on a plane and there’s turbulence, you look at flight attendants, and if They’re still smilling and serving drinks you know everything is gonna be okay that’s my wife that’s Claire… I could also picture her as a cop
Cerita lain ada persaingan menjadi “ayah hebat Manny”  antara Jay dan ayah kandung Manny, Javier (Benjamin brat). Mereka saling “bertarung” mengajarkan logika Vs instinc. Persaingan lain terjadi antara Cameron & Mitchell mengenai peletakkan sebuah piala!
Nilai : 3  dari nilai max 5

Modern Family Season 3 episode 12; Egg drop
Project sekolah “tempat telur tahan pecah” milik  Luke & Manny  mendadak berubah menjadi persaingan ayah-putrinya. Claire merasa dia harus memenangkan Luke dalam kompetisi melawan Ayahnya, Jay yang berada dibelakang project milik Manny .
Di waktu bersamaan Phill yang mencoba karir baru sebagai tutor salesman baru sedang sibuk mempersiapkan presentasi. Haley yang seharusnya menjadi assistennya justru mengacaukannya.  Cerita lain, Gloria marah  karena dia merasa tidak diperlukan seperti keluarga hanya karena tak ada yang berani membentaknya saat dia berbuat salah. Sementara itu, Cameron & Mitchell berupaya meraih hati seorang wanita yang mencari keluarga untuk mengadopsi bayinya  Semua konflik ini berujung pada arti keluarga = bebas berteriak. Sebuah konsep keluarga yang absurd tapi ada bener juga sih.
Gloria : “that’s how you know that your family loves you, when they feel free to scream at you…
Nilai 3 dari nilai max 5.


Modern Family Season 3 episode 13; Little bo keep
Claire yang sedang mengikuti pemilihan anggota dewan lokal berada pada puncak pertarungan politik, hingga ke kehidupan pribadinya. Lawan politiknya menyebutnya sebagai seorang dengan karakter “angry & unlikeable”. Menghadapi debat, Claire dibantu keluarganya berupaya merubah citra yang dituduhkannya. Hingga akhirnya justru sang suami yang dijadikan sasaran penyerangan lawan politiknya.
Cerita lain mengenai Gloria yang cemburu kepada suaminya yang lebih mencintai anjing mereka… dan Cameron & Mitchell sedang melatih Lily yang akan menjadi pembawa bunga suatu pernikahan hingga “F” word mengacaukannya.
Alex to her mom : “ I was proud of you, I think it’s cool you’re running for  local office. I mean ,it’s totally nerdy and that;s kind of my thing maybe it’s kind of our thing”
Nilai 2 dari nilai max 5.

Modern Family Season 3 episode 14; Me? jealous?
Betty luke
Di episode ini kita akan lihat upaya Manny menghentikan perseteruan ibu nya, Gloiria – Cameron serta upaya Luke menghentikan pertarungan dua kakaknya yang sama-sama cemburu. Cerita lain Phill merasa cemburu melihat temannya "tad" (Greg kinear) yang punya kehidupan lebih menantang, dan bisa membuat istrinya tertawa. Jay juga cemburu saat Mitchell menjadi seorang pengacara seseorang yang diidolakan dan Mitchell cemburu…….. Semua rangkaian cerita ini akan jadi lebih bagus jika penulisnya menajamkan inti ceritanya.
Nilai: 1,5 dari nilai max 5


Modern Family Season 3 episode 15; Aunt mommy.
Dari berbagai kenakalan anak-anaknya, Claire & Phill akhirnya menyadari “kehebatan” masing-masing anaknya yang ia nilai mewarisi gen positif mereka berdua. “Kesombongan” Claire atas gen yang diwarisi alex, plus  dalam kondisi mabuk membuatnya menyetujui permintaan Mitchell-Cameron untuk menjadi bayi biologis mereka berdua. Episode ini seakan menjadi test case seberapa kadar conservative, serial yang dicap liberal ini. Anak-anak setuju ide gila ini karena mereka penasaran dengan seorang bayi yang entahlah dipanggil adik atau om/tante -____-,  Dan tentu saja ide gila ini dicela habis-habisan oleh yang tua, tentunya dengan pilihan : membebaskan pilhan sang anak atau menentang ide gila ini dengan mendikte keputusan anak-anak mereka.
Di saat bersamaan Jay dan Gloria bertengkar dengan Jay, tentang Manny yang harus berkembang seperti seorang pria kebanyakan dengan memaksanya bermain bola atau berkembang mengikuti pilhannya sebagai seorang pria yang menghabiskan sore bersama ibunya mengumpulkan koin undian.
Nilai : 2,5 dari nilai max 5

Modern Family Season 3 episode 16;  Virgin theritori
Apa yang kalian lakukan mendengar rahasia bahwa putri anda sudah tidak perawan lagi?..... lagi-lagi test case tentang kadar konservatif keliberal acara ini…(apasih). Virgin therotary juga menceritakan bagaimana Cameron menyiapkan drama hanya untukmembuktikan Claire menyimpan Tupperware miliknya, atau bagaiman Claire menyembunyikan hobbi barunya.
Nilai : 2 dari nilai max 5

Modern Family Season 3 episode 17;  Leap day
Episode ini menceritakan tentang bagaimana Phill sekeluarga menjalani tanggal 29 febuari. Phill  merasa tanggal 29 febuari adalah bonus tambahan hari dari Tuhan yang harus dihabiskan dengan cara yang tidak biasanya…sayangnya istri dan 2 anak gadisnya sedang berada pada kondisi emosi yang tak stabil akibat Menstruasi.
Bukan hanya Phill yang dibuat bingung, Mitchell pun dibuat pusing saat menyiapkan pesta ulang tahun kejutan untuk Cameron yang masih merasa dirinya berulang tahun yang ke-10. Mitchell yang tak ingin membuat Cameron kecewa, harus pontang panting memenuhi semua detail bentuk pesta sesuai keinginan pasangannya, endingnya agak anti klimaks sih.
Nilai :2 dari nilai max 5.


Modern Family Season 3 episode 18;  Sending out the clown
Sebuah pemakaman unik seorang badut senior membawa Cameron bertemu patner shownya Lewis. Bayangan ketenaran “legenda Fizbo & Lewis” di masa lalu menggoda Cameron untuk kembali ke “dunianya”, yang ditentang Mitchell patnernya.

Claire yang memulai menggunakan Facebook, berupaya mengajak dua putrinya untuk menerima permintaan pertemanan di facebook, hingga dia tersadar ada alasan seorang ibu tak bisa menjadi teman di dunia facebook.

Jay dan Gloria bertaruh tentang teman baru Manny, untuk alasan apa seorang yang “keren” mau berteman dengan Manny demi Jay yang kaya dan kerena atau demi Gloria?. Sementara itu, di episode ini Phill berseteru dengan Mitzi, agen property yang dikenal licik, dan tricki. Tetapi bukan phill yang puny aide unik untuk mengalahkannya. Say thank to Luke donk
Phill : “People are fundamentally good . The key is, you find that goodness deep in within’ em and twist it and turn it tou your advantadge"
Nilai 2 dari nilai max 5

-still in development-

Minggu, 01 Juli 2012

Modern Family

 
Keluarga yang sakinah mawaddah, dan warahma sering kita dengar sebagai doa untuk yang membentuk keluarga baru. Istilah ini sebenarnya berasal dari salah satu ayat Al- quran Ar rum ayat  21 yang terjemahannya : “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-NYa dia menciptakan untukmu istri – istri dari jenis mu sendiri, supaya kamu cederung dan merasa tentram (sakinah) kepadanya dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih (mawadah) dan sayang (rahma). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang befirkir”. Saya menyukai kalimat yang menjadi ending ayat tersebut.
Di tayangan-tayangan religi Indonesia keluarga sakinah mawadah warahmah selalu digambarkan sebagai keluarga sempurna, yang anggota keluarganya sangat baik, taat agama, dengan kehidupan yang tak jauh dari kata “normal”. Bukankah dunia selalu berjalan  tak sesempurna yang kita inginkan ? hingga saya menyaksikan bentuk lain dari sakinah mawaddah warahmah di serial Modern family.
Jay-Gloria-Mannie
Jay prichet di usianya yang tergolong “tua” menikah lagi dengan seorang wanita ”blondie seksi” asal Colombia, berumur sama dengan anak pertamanya. Banyak yang mencurigai istri barunya (Gloria) hanya ingin memanfaatkan Jay demi harta & bisa tinggal di Amerika. Anak pertama Jay, Claire menikah dengan seorang penjual real estate yang cukup aneh & dikarunia 3 anak yang gak kalah anehnya. Putra bungsu Jay menjalani kehidupan sebagai gay, menikah dengan seorang pria dan mengadopsi seorang bayi perempuan asal Vietnam.

Mendengar sinopsis ini apa yang kalian bayangkan? Sebuah keluarga kacau balau ala sinetron Indonesia? anda salah besar! Mereka justru menemukan kesempurnaan di tengah ketidaksempurnaan... di tengah perbedaan, mereka bisa hidup tentram, penuh kasih sayang (halah...). Ok mungkin bagi orang – orang “normal” pemakaian istilah “sakinah mawaddah warahmah” agak berlebihan untuk keluarga ini. Setidaknya keluarga Prichet, & Dunphy ini menunjukkan (bukan mengajarkan)  bagaimana mencintai dalam level yang tidak normal, menyayangi keluarga, mensuport mereka, hingga bisa berdamai dengan perbedaan pendapat, pandangan hidup, dan juga tentunya pilihan hidup. Seharusnya itu pula yang terjadi pada bangsa ini.

Mitchel - Lily - Cameron
Di tengah terpaan tudingan miring, Gloria (Sofia vergara) membuktikan bahwa pernikahannya dengan Jay prichet (Ed O’neil) memang didasarkan atas cinta. Bersama putra semata wayangnya Mannie (Rico Rodriguez), yang kadang terlihat lebih dewasa dari kedua orang tuanya, mereka masih setia mempertahankan identitasnya sebagai warga kolombia. Walau dianggap sebelah mata, sedikit demi sedikit mereka berdua akhirnya bisa berbaur dengan keluarga Prichet dengan cara-cara yang mengundang tawa.

Putra Jay, Mitchel (Jesss tyler fergusson) yang berprofesi sebagai pengacara, menikahi seorang “badut” bernama Cameron (Eric stonestreet). Berdua mereka mengadopsi bayi perempuan asal Vietnam bernama Lily. Tak mudah menjalankan sebuah keluarga sebagai pasangan Gay, pandangan negative orang hingga sang ayah Jay awalnya menentang hubungan mereka. Mitchel - Cameron pun bisa menyelesaikan berbagi masalah dengan cara-cara yang sangat menggelikan.

Dunphy Family
Mungkin yang paling normal dalam keluarga Dunphy, Claire (Julie bowen) menikah dengan seorang agen real estate Phil dunphy (ty burell). Pernikahan mereka dianugrahi 3 anak Haley (Saraha haylaand),  Alex (Ariel winter), dan Luke (nolan gould). Dalam mendidik anak, Claire & Phil punya karakter yang bertolak belakang. Claire cenderung keras, tanpa kompromi, sedangkan Phill lebih toleran dan berupaya menjadi seorang ayah yang “keren” & ingin lebih dikenal sebagai teman oleh anak – anak mereka. Ketiga anak Claire – Phill memiliki perpaduan karakter unik kedua orang tuanya, Haley yang cenderung keras seperti ibunya dan tergolong populer, Alex tergolong cerdas seperti ayahnya, tetapi susah bergaul dan tergolong geek, sedangkan Luke terkesan bodoh (sebenarnya bukan kata yang tepat) seperti ibunya, dan aneh seperti ayahnya. 

Bentuk keluarga “sempurna” yang ingin ditampilkan serial ini tergambar di salah satu episode, saat keluarga ini akan berfoto keluarga. Bukannya tampil sempurna di depan kamera, ketiga keluarga ini terlibat pertengkaran, dan diakhiri dengan berfoto dengan pose tertawa dalam posisi saling melempar lumpur. Sebelum menyaksikan serial ini saya berikan PERINGATAN KERAS, jangan sekali-sekali menyaksikan serial ini bila anda belum terbiasa untuk terbuka & menerima perbedaan gaya hidup & budaya.
Berikut review per episode
-still in development-
Season 1
Season 2
Season 3 episode 11 - 22