Kamis, 23 Februari 2012

The 84th Academy Award 2012 (Best Director)


Dari 85 pemenang film terbaik oscar, 62 film juga memenangkan best director. Apakah Pemenang film terbaik tahun ini juga memenangkan sutradara terbaik ? Beirkut nominasi sutradara terbaik :

1. The Artist – Michael hazavanivicius
Tugas Michael hazavanivicius, adalah menghadirkan kembali kehidupan dibalik layar Hollywood era 1930an. Dia juga harus menyampaikan cerita dengan sedikit dialog, dengan mengarahkan pemainnya untuk lebih komunikatif melalui bahasa tubuh. Film ini merupakan nominasi oscar pertama untuk Sutradara asal perancis,, yang langsung membuat hatrick dengan nominasi kategori sutradara, editing & penulis scenario.

2. The Descendants – Alexander payne
Tugas Alexander payne adalah menghadirkan drama konflik keluarga yang sudah menjadi santapan sehari-sehari menjadi tampak segar. Payne juga harus mengarahkan para actor-aktris yang mengalami transformasi karakter secara halus. Seperti Hazanivicius, Payne di film ini melakukan hatrick sebagai produser, sutradara, & penulis scenario, melengkapi 3 nominasi oscar yang sebelumnya didaptkan dari film sideways, & election.



3. Hugo – Martin Scorsese
Tugas Martin Scorsese adalah menghadirkan kisah petualangan seorang anak yang menemukan kunci menuju penemu keajaiban film, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai sutradara film “cowok”. Scorsese juga harus menghadirkan suasana Stasiun Paris di tahun 1930 an lengkap dengan suasana ajaibnya. Film ini memberikan nominasi oscar ke-7 bagi Scorsese di bidang penyutradaraan, yang hanya pernah menang sekali melalui film The departed.

4. Midnight in paris – Woody allen 
Tugas woody allen adalah mengeksploitasi keindahan, keromantisan, dan keajaiban kota paris. Woody allen juga harus mengarahkan versi “komedi” dari para legenda dunia seni Paris tahun 1920 an. Dibidang penyutradaraan, ini adalah nominasi bagi Woody allen yang ke-7 dengan 1 piala oscar, melalui film Annie hall.


5. The tree of life – Terrence malik
Tugas Terrence malik adalah menceritakan sebuah cerita tentang perenungan arti hidup, melalui puisi. Saya sebut puisi karena sebagian besar dialog, diucapkan secara berbisik plus “berirama”. Melengkapi puisi tersebut, Terrence malik mengarahkan bagian teknik untuk menghasilkan gambar-gambar indah di layar. Ini adalah nominasi ke-3 bagi Terrence malik sesudah film The thin red line sebagai sutradara & penulis scenario.



Who will win ? Saya memprediksi Oscar untuk film dan sutradara terbaik akan direbut 2 film berbeda, terakhir terjadi saat tahun 2006 (Saat Crash merebut Oscar film terbaik dan Ang lee (Brokeback mountain) menjadi sutradara terbaik).  Favorit juara pilihanku adalah : Martin  Scorsese (Hugo)
Akan tetapi Martin Scorsese adalah type orang yang susah menang Oscar, Kandidat lain adalah  Michael havanicius (The artist), dan mungkin Woody allen (midnight in Paris) yang bisa menjadi kuda hitam

The 84th Academy Award 2012 (Best Actor, in a leading role & supporting role)


Untuk oscar kategori actor, in leading role or in supporting role. Actor Jack nichoulson menjadi actor yang banyak dinominasikan (12 oscar) dan banyak menang (3 oscar)
Bachir - Dujardin - Oldman - Pitt - Clooney

Best actor in a leading role
Bagi sebagian pria  5 karakter ini adalah mimpi buruk : Mulai dari seorang aktor yang mengalami kebangkrutan, Seorang suami yang dikhianati istrinya, Seorang ayah yang mengalami saat paling paling sulit demi anaknya, Seorang pensiunan yang terpaksa harus bekerja kembali, hingga seorang manajer klub football yang timnya selalu kalah. Bagi sebagian pria lain, 5 karakter ini  adalah bagaimana seorang pria menjalani hidupnya sebagai pejuang.
Leonardo ngamuk

1. A better life - Dimian bachir
Dimien bachir di film ini, berperan menjadi seorang imigran gelap Mexico di Amerika, dan bekerja sebagai tukang kebun. Perjuangannya, menaklukan amerika, dilakukan untuk membuat kehidupan anaknya lebih baik. Film ini memberikan nominasi oscar pertama untuk Dimian bachir, yang (mengejutkan) membuat kandidat peraih oscar kategori ini Leonardo Di caprio (J.E Edgar) & Michael fassbender (Shame) tersingkir dari daftar nominasi.

2. The Descendants - George Clooney
George Clooney berperan menjadi seorang suami, yang istrinya mengalami koma akibat kecelakaan. Dia sadar telah mengabaikan istri dan anak-anaknya, Di saat dia akan menebus kesalahan, dia mendapati sebuah rahasia bahwa istrinya telah berselingkuh dan akan meninggalkannya.Sebagai actor, peran ini memberikan Clooney nominasi oscar ke-4, dan dia telah memenangkan oscar pertamanya di film syriana (supporting role).

3. The Artist – Jean dujardin
Jean dujardin
Jead dujardin berperan sebagai seorang actor film bisu, yang mengalami kebangkrutan saat film berbicara mulai menjadi trend. jean dujardin berhasil membawakan karkater seorang flamboyan, yang berubah menjadi pria putus asa tanpa dialog. Film ini memberikan nominasi oscar pertama bagi dean dujardin.


4. Tinker tailor soldier spy – Gary oldman
Gary oldman berperan sebagai seorang agen yang terpaksa harus menjalani sebuah misi lagi, untuk membongkar status “double agent” di kalangan para intelejen Inggris selama perang dingin. Sepanjang karir gary oldman, film ini akhirnya berhasil menghantarkan merebut nominasi oscar pertamanya.

5. Money ball – Brad pitt
Brad pitt berperan menjadi seorang manajer klub olahraga oackland yang berusaha bangkit dari kegagalan. Dia membangun ulang timnya, dengan memberlakukan system recruitment yang tak biasa. Sebagai actor, ini adalah nominasi oscarnya yang ke-3 setelah 12 monkey (1995) dan Curious case of Benjamin button (2008).

George clooney
Who will win ? Ini persaingan 2 flamboyan dari 2 negara, George Clooney (US) Vs. Jean dujardin (Perancis).  Karakter yang dibawa George Clooney, bisa jadi ulangan Up in the air, karakter orang yang tampak tangguh di awal film, lalu berangsur menunjukkan kerapuhannya di akhir film.  Karakter Jean dujardin juga tak kalah menarik, dia menghidupkan karakter tanpa suara. Walau favouritku dalam daftar nominasi ini adalah George Clooney tetapi Jean dujardin yang memiliki peluang paling besar meraih oscar best actor, sekaligus meneruskan estafet oscar best actor menjauhi amerika (dari actor inggris ke Perancis).


Best Supporting actor in a supporting role.
Branagh - Hill - Nolte - Plummer - Sydow
1. My week with Marilyn – Kenneth branagh
Kenneth branagh berperan menjadi seorang actor-sutradara inggris, dimana di film yang dia buat, dia harus berhadapan dengan legenda Hollywood “Marylin Monroe” yang lebih banyak menghasilkan sensasi dari pada … (Ini Marylin Monroe apa Dewi Persik ya?). Ini adalah nominasi oscar ke-5 bagi Kenneth branagh, yang dia dapat sebagai aktor, penulis scenario, produser film pendek, maupun film panjang.

2. Moneyball – Jonah hill
Jonah hill berperan sebagai Peter Brand, seorang lulusan baru yang didapuk menjadi asisten manajer sebuah klub football. Berdua mereka menjalankan sebuah rencana controversial, mengembalikan kejayaan tim mereka. Film ini memberikan nominasi oscar pertama bagi Jonah hill yang selama ini lebih dikenal sebagai actor “komedi komersial”.

3. Warrior – Nick nolte
Nicknolte berperan sebagai Paddy conlon, sseorang yang dalam masa rehab dari ketergantungan alcohol. Conlon bersedia menjadi pelatih bagi anaknya dalam menghadapi sebuah kompetisi beladiri bebas. Film ini memberikan nominasi oscar ke-3 bagi Nolte, setelah terakhir masuk nominasi melalui film Affliction (1998)

4. Beginners – Christopher plummer
Plummer & Mc gregor in beginning
Christopher plummer berperan sebagai seorang tua, yang datang kembali ke anaknya, setelah mengakui dirinya gay, dan menderita penyakit kanker stadium akhir. Film ini memberikan nominasi ke-2 bagi plummer setelah film The last station (2008).

5. Extremely loud & Incredibly close – Max Von sydow
Max von sydow berperan sebagai seorang tua misterius, yang membantu seorang anak mengungkap misteri yang ditinggalkan mendiang ayahnya. Sangat mengejutkan film ini bisa menembus oscar setelah mendapat kecaman dari para kritikus.Film ini memberikan nominasi ke-2 setelah Plan the conqueror (1988)

Who will win ? Karakter Christopher plummer, cukup unik melihat seorang tua sekelas plummer yang jadi "ababil"

The 84th Academy Award 2012 (Best Art director & Visual effect)


Best Art Direction : Hugo
4 film ini menghadirkan eropa amerika di awal tahun 1900an, 3 film dalam kondisi damai, 1 film dalam kondisi porak poranda, 1 film menghadirkan dunia entah berantah yang juga dalam kondisi porak poranda :

1. The Artist – Laurence bennet, Robert gould
Menceritakan kehidupan Hollywood di tahun 1920-1930, Tantangan bagi Laurence bennet & Robert gould ini adalah membangun setting rumah-rumah pesohor berikut studio film dan gedung bioskop masa lampau lengkap dengan perabotan dan karya seninya yang detail, yang tak boleh kehilangan keotentikan & keindahannya walau dihadirkan tanpa warna. Film ini memberikan Laurence bennet nominasi oscar pertamanya, dan Bagi Robert gould ini adalah nominasi kedua nya setelah film Master & commander (2003)

2. Harry potter & the deathly hallows part 2 – Stuart craig, Stephenie McMillian
Art director  selalu jadi keunggulan film ini sejak seri pertama, menampilkan dunia sihir dalam fantasy, lengkap dengan segala keajaibannya. Simak kemegahan Bank Grignots dilengkapi ruang bawah tanahnya yang misterius, Desa hogsmade yang mencekam, hingga Hogwart yang biasanya tampil anggun, kini dibuat porak-poranda. Ini adalah nominasi ke-10 bagi Stuart craig, termasukdari 3 seri harry potter. Stuart craig telah mengantongi 3 oscar. Sedangkan bagi Stephenie McMillian ini adalah nominasi oscar ke-5, dimana ke-4 nominasi awal dia bekerja sama dengan stuart craig termasuk di 3 seri harry potter (Sorcerer’s stone, goblet fire, & deathly hallows part 1)

3. Hugo - Dante ferretti, Francesco lo schiavo
Film ini bersetting kehidupan di sebuah stasiun kereta api tahun 1930. Dante ferretti, dan Francesco lo schiavo membangun setting stasiun kereta api, yang tidak hanya bagus tetapi juga memiliki hawa”magic” yang mengagumkan. Stasiun tersebut dilengkapi took-toko, café, hingga  mesin-mesin yang menopang jalannya stasiun tersebut. Film ini memberikan Dante ferretti, nominasi ke-10, dan sudah membawa pulang 1 oscar melalui The aviator (2004).Bagi Francesco lo schiavo, film ini membawa dia mengkoleksi nominasi oscar ke-8, dengan perolehan 2 oscar melalui The aviator (2004) & Sweeney todd (2007).

4. Midnight in Paris – Anne Seibel, Helene dubreuil
Film ini menceritakan seorang penulis Gil penders, yang menemukan "keajaiban" Kota Paris, pada bagian ini tugas director tidak terlalu berat Paris sudah sangat romantic tanpa permak departemen art director, Lalu saat tiba-tiba Gil penders kembali ke Paris tahun 1920an, Anne seibel & helena dubreui, mempermak tempat-tempat gaul para seniman, berikut kediaman mereka kembali ke jaman keemasan dunia seni. Film ini memberikan Anne Seibel, Helene dubreuil nominasi oscar pertamanya.

5. War horse - Rick carter, Lee sandales
Albert naracot bergabung dalam perang dunia I, untuk mencari kudanya yang dibeli oleh pasukan perancis, Rick carter & Lee sandals membangun set Eropa pada awal tahun 1900an yang porak poranda akibat perang, dari Inggris, Perancis, hingga Jerman.  Film ini memberikan nominasi oscar pertama bagi Lee sandals, dan nominasi ke-3 bagi Rick carter, dengan satu kemenangan melalui film The avatar (2009)

Who will win : Hugo jauh-jauh hari sudah booking oscar kategori ini.

Best Visual Effect
Dari perang di negeri sihir, kehidupan di stasiun paris tahun 1930 an, perang antara robot,dan menghadrikan monyet-monyet besar untuk berakting. Dan ini adalah nominasinya.

1. Harry potter and the deathly hallows - Tim burke, David vickery, Greg butler, John richardson
Membobol bank grignots, lalu melari dengan menunggang naga dilanjutkan rangkaian penyerangan voldemort ke hogwart menghadirkan banyak visual effect yang berhasil menghidupkan fantasy pembaca bukunya. Kru film ini telah mengumpulkan 6 nominasi piala oscar, dimana 2 nominasi didapat dari duet Burke-Richardson di 2 seri Harry potter. Tim burke pernah menang oscar dari film Gladiator, dan John ricardson di film Alien.

2. Hugo – Robert legato,Joss Williams Ben Grossmann, Alex henning  
Menghadirkan Paris tahun 1930, bangunan stasiun kereta api, yang unik lengkap dengan adegan kecelakaan kereta api, menjadi roh utama film hugo. Bagi Roberto legato, adalah nominasi oscar ke-3, dan dirinya telah menang oscar di film Titanic. Sedangkan ini adalah nominasi oscar pertama untuk Joss Williams Ben Grossmann, Alex henning.
Hugo after
Hugo before

3. Real steel – Erik nash, John rosengrant, Danny Gordon taylor, Swen gilberg
Film ini menhadirkan bumi di masa depan, dan menghidupkan robot-robot sebagai penemuan masa depan yang dapat saling bertarung dan merupakan hiburan utama di masa depan. Hey bagaimana karir para petinju?. Film ini memberikan nominasi oscar ke-2 bagi Erik nash, setelah film I, robot. Sedangkan, bagi  John rosengrant, Danny Gordon taylor, Swen gilberg film ini adalah nominasi pertama mereka.

4. Rise of the planet of the apes – Joe letteri, Dan lemmon, R. Christopher white, Daniel barrett
Ulangan dari film avatar, film ini menggunakan actor-aktris di balik layar untuk menggerakkan aksi monyet-monyet besar menguasai bumi dengan teknologi CGI. Hey dengan teknik yang sama seharusnya Tintin bisa masuk nominasi disini.Film ini memberikan nominasi oscar ke-6 bagi Joe letteri yang telah menang 4 oscar melalui film two towers, return of the king, Avatar, dan King kong (satu teknik khan?). Leteri juga pernah menang technical oscar atas teknologi yang dia gunakan dalam film ini. Film ini memberikan nominasi  pertama untuk Dan lemmon, R. Christopher white, Daniel barrett.

5. Transformer; Dark of the moon – Scot farrar, Scott benza, Mathew e.butler, John frazier.
Menghidupakan sepasukan robot-robot yang saling berperang memporak porandakan amerika. Tampil tidak hanya lebih berisik, tiap visual effect dilengkapi dengan adegan slow motion, empamerkan betapa real dan detailnya visual effect film ini. Total tim ini sudah meraih 13 nominasi oscar, termasuk seri awal transformer. Scot farrar telah menang oscar melalui Coccoon (1985), dan John frazier menang melalui Spiderman 2 (2004)

Who will win? Menebak oscar kategori ini susah-susah gampang, gampang karena sering paling epic yang menjadi pemenang. Susah, karena tak jarang yang punya visual effect sederhana, tetapi hadir dengan karakter kuat muncul sebagai pemenang. Mari kita lihat dari 3 sisi :
Dari segi detail : Transformer & Hugo lebih unggul, tetapi sayangnya transformer sibuk bermain visual effect sehingga filmnya menjadi membosankan.
Dari segi skala visual effect (epic) : Transformer & Harry potter lebih unggul. Lagi-lagi transformer punya nilai minus di filmnya
Dari segi karakter : Hugo & Rise of the planet of the apes yang lebih unggul. Sayangnya apes dibawah bayang-bayang avatar dan filmnya tidak lebih bagus dari avatar.

Dari keseluruhan maka tinggallah :  Hugo Vs Harry potter ……. Aku memprediksi Hugo dengan segala karekater uniknya, dan sebagai film yang menceritakan lahirnya visual effect dalam film.

The 84th Academy Award 2012 (Best Editing & Sinematografi)


Bisa dikatakan Ke-2 kategori ini, tentang bagaimana cara kita memandang. Tentang bagaimana sutradara mengarahkan sudut pandang penonton terhadap satu film, maka dia harus memperhatikan sinematografi dan editing.

Best Film Editing
Sejak tahun 1981, film terbaik selalu dinominasikan pada kategori ini, dan 2/3 film terbaik, menang kategori ini. Dari 11 perhelatan oscar terakhir 6 pemenang kategori ini menang sebagai film terbaik. Pemenang kategori ini tahun kemarin, The social network gagal meraih film terbaik.

1. The Artist – Anne-Sophie bion, Michael Hazanavicius
Di film the artist, kita akan diajak melihat jatuh bangunnya karir seorang actor Hollywood. Tantangan bagi editing film ini untuk menyajikan rangkain cerita, dengan sedikit dialog. Editing dilakukan dengan baik agar film berjaan dinamis dan tidak membuat penonton kebosanan, karena hamper tidak adanya dialog dalam film ini. Film ini memberikan nominasi oscar pertama untuk Anne-sophie bion, dan membuat Michael Hazanavicius meraih hatrick (editing- screen play-directing)

2. The Descendant – Kevin tent
Film ini pada awalnya membuat kita yakin bahwa Matt king sedang membayar harga yang dia dapat, akibat terlalu sibuk dengan pekerjaanya. Di tengah film kita dibuat berubah pikiran bahwa Matt king adalah korban. Di awal Film kita juga dibuat percaya Matt king adalah type pria yang “kuat”, tetapi berubah pikiran sejak di tengah cerita. Perubahan-perubahan penyampaian karakter tokoh utama ini membuahkan nominasi pertama bagi Kevin tent.

3. The girl with the dragon tattoo – Kirk baxter & Angus wall
Mengikuti aksi seorang jurnalis, mencari jejak anak seorang jutawan yang hilang 40 tahun yang lalu, kita akan disuguhi banyak potongan clue, diantara banyak tokoh, peristiwa, dan aksi.
film ini memberikan nominasi ketiga bagi duo Kirk baxter –Angus wall, yang memenangkan oscar kategori ini tahun lalu melalui The social network.

4. Hugo – Thelma schoonmaker
Mengikuti perjalanan hugo cabret, berlarian diantara mesin-mesin unik hingga menerobos kerumunan orang, adalah alasan editing ini layak dinominasikan pada kategori ini. Thelma schoonmaker, adalah editor langganan Michael Scorsese, Film ini memberikan nominasi oscar ke-7 bagi Schoonmaker, yang semuanya didapat dari film-film Scorsese. Thelma Scoonmaker telah meraih 3 oscar.

5. Moneyball – Christopher tellefsen
FIlm ini mengajak para penonton, menyimak perjuangan pelatih bisbol, menyusun ulang timnya dan menjadi pemenang. Film ini memberikan nominasi oscar pertama bagi Christopher tellefsen.

Who will win ? Jika dilihat dari “rumus” : pemenang best editing akan menang best picture, maka calon kuat yang merebut oscar kategori ini adalah The artist, tetapi saya meragukan film ini bisa menang kategori ini.
Saya punya “rumus” sendiri, dimana film yang menang adalah film yang menampilkan banyak adegan dinamis, dalam hal ini Moneyball & The Girl with the dragon tattoo, punya kans menang, dan yang paling saya unggulkan menang kategori ini adalah : The girl with the dragon tatto

13. Best cinematography
1. The Artist – Guillaume Schiffman
Film ini memberikan nominasi oscar pertama untuk Guilaume schiffman.

2. The girl with the dragon tattoo – Jeff cronenweth
Film ini menampilkan adegan-adegan keras tampak menjadi lebih manis. Film ini memberikan nominasi oscar kedua bagi Jeff cronenweth, setelah the social network tahun lalu.

3. Hugo – Robert Richardson
Paris memang sudah indah, jadi sudut pengambilan gambar manapun dengan background menara Eiffle, pasti juga sangat indah. Tetapi bukan hanya karena paris film ini dinominasikan, simak saja penampilan mesin-mesin besar di sebuah station, gedung bioskop, dll yang harusnya tampak biasa tertangkap lebih dramatis ditangan Robert Richardson. Film ini memberikan nominasi oscar ke-7 bagi Robert Richardson yang telah mengantongi 2 piala oscar dari JFK, & The aviator.

4. The Tree of life – Emmanuel lubezki
Ini bukan film, melainkan kumpulan puisi!. Dengan dialog yang diucapkan berbisik dan gambar-gambar yang berjalan lambat, film ini memang jadi seperti kumpulan puisi yang dirangkai menjadi film. Namanya puisi maka gambar-gambar yang ditampilkan pun tampak melankolis. Gambar-gambar yang ditampilkan film ini jadi hiburan tersendiri bagi yang tidak mengerti jalan cerita film ini (termasuk aku, yang bahkan nulis reviewnya pun gak bisa). Film ini memberikan nominasi oscar ke-5 bagi Emmanuel lubezki

5. War horse – Janusz Kaminski
Film ini menghadirkan horror perang dari mata seekor kuda, sudah spesialis Janusz Kaminski menghadirkan sudut pandang terbaik dari kekejaman perang, dimana dia sudah mengantongi 2 piala oscar juga dari film perang (Saving Private ryan, & Schindlre’s list). Film ini memberikan nominasi oscar ke-5 bagi Janusz Kaminski.

Who will win? Gambar bagus, film bagus kelima film ini layak menang.Dari favourit pribadi saya menjagokan Hugo,unik & romantic (mungkin karena factor Eiffel ya?). Para kritikus menempatkan War horse & The tree of life sama kuatnya merebut oscar kategori ini, tetapi dari factor bagi-bagi oscar, maka The Tree of Life kandidat kuat pemenang.